Liputan Sbm

30 November 2025

PKS Kalteng Mantapkan Program 2026 Lewat Rakerwil, Fokus Pelayanan Publik dan Pemenangan Pemilu

LIPUTANSBM, PALANGKA RAYA – DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada 29–30 November 2025 di Ballroom Hotel Neo Palma Palangka Raya.

Forum strategis ini menjadi ajang konsolidasi struktur partai sekaligus pemantapan arah kerja untuk tahun 2026, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Ketua DPW PKS Kalteng, Sirajul Rahman, menyampaikan bahwa Rakerwil diarahkan untuk menyelaraskan agenda dan strategi partai secara menyeluruh.

Ia menegaskan bahwa seluruh struktur akan langsung menindaklanjuti hasil pertemuan ini dengan rapat kerja daerah (Rakerda) di wilayah masing-masing.

“Setelah kegiatan rapat kerja wilayah ini, bulan Desember nanti dilanjutkan dengan rapat kerja daerah masing-masing daerah, kabupaten/kota se-Kalteng. Melakukan rapat kembali untuk perencanaan program untuk tahun 2026 ke depan,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).

Menurut Sirajul, penyusunan program mengacu pada slogan utama PKS: Mengukuhkan Barisan, Meningkatkan Pelayanan, dan Meraih Kemenangan. Prinsip tersebut menjadi landasan konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput.

“Tentu kami sesuai dengan slogan kami adalah Mengukuhkan Barisan, Meningkatkan Pelayanan, dan Meraih Kemenangan. Nah, ini moto kami, tema kami untuk melakukan Rakerwil dan Rakerda se-Kalimantan Tengah ini,” tambahnya.

PKS, lanjut Sirajul, akan mengedepankan program pelayanan publik yang menyentuh langsung masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui pembelaan, pemberdayaan, serta peningkatan peran kader di tengah masyarakat.

“Tujuannya ya tentu untuk melakukan pelayanan publik, dan meraih kemenangan. Sesuai dengan program dari pusat, kami ada program yang namanya singkatan dari K2P2, Kader Kaderisasi, Pelayanan Publik untuk mewujudkan pemenangan pemilu nanti di 2029,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran turut hadir dan memberikan arahan kepada jajaran PKS.

Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi menjalankan peran pembina politik secara menyeluruh tanpa memandang latar belakang partai.

“Kami ini kan pembina politik, ya kan. Kami hadir semua partai yang ada. Saya bapak masyarakat Kalimantan Tengah. Nggak boleh, ini minoritas, ini mayoritas, dan sebagainya. Warna-warni, nggak boleh kami pilih. Karena kami adalah pembina politik, kan gitu. Kami datang, kewajiban kami,” tegasnya.

Agustiar juga menyoroti target kemenangan yang dipasang PKS pada pemilu mendatang. Menurutnya, keberhasilan hanya bisa dicapai melalui kerja nyata serta komitmen kader di semua tingkatan.

“Harapnya PKS tadi kan targetnya menang. Menang itu kuncinya tadi. Kembali kepada mereka. Ada kesadaran nggak? Ada niat nggak? Ada kemauan nggak? Ada tekad nggak? Selama itu dijalankan. Karena strateginya luar biasa PKS,” katanya.

Pewarta : Antonius Sepriyono

Ardiansah Dorong Ketua Golkar Terpilih Perkuat Marwah Partai dan Tingkatkan Kepercayaan Publik

LIPUTANSBM.COM, PALANGKA RAYA – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi dibuka oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, di Swiss-Belhotel Palangka Raya, Sabtu (29/11/2025). Pembukaan Musda ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi dan memperbaharui arah kepemimpinan partai di tingkat daerah.

Musda XI kali ini menjadi sorotan karena dinilai sebagai kesempatan penting untuk memperkuat struktur organisasi menjelang berbagai agenda politik nasional. Para kader menaruh harapan besar agar proses pemilihan ketua mampu menghadirkan figur yang benar-benar bisa memulihkan kekuatan internal sekaligus meningkatkan penerimaan publik.

Tokoh muda Partai Golkar, Ardiansah S.Hut., M.M, turut memberikan pandangannya mengenai arah kepemimpinan yang diharapkan muncul dari Musda tersebut. Ia menegaskan bahwa Golkar membutuhkan pemimpin yang tidak hanya tegas secara organisatoris, tetapi juga responsif dan berpihak pada aspirasi masyarakat.

“Kami berharap ketua Golkar yang terpilih nanti benar-benar mampu membesarkan partai dan menjalankan visi-misi sesuai AD/ART,” ujar Ardiansah.

Ia menekankan bahwa komitmen terhadap prinsip organisasi merupakan pondasi penting dalam menjaga marwah partai. Menurutnya, konsistensi terhadap aturan dan nilai-nilai dasar Golkar akan menjadi modal utama dalam memperkuat posisi partai di tengah dinamika politik daerah.

Ardiansah memberi perhatian khusus pada upaya peningkatan kepercayaan publik. Ia menyebut bahwa pemimpin baru harus bisa menunjukkan kerja nyata, transparan, dan pro masyarakat agar kepercayaan yang selama ini fluktuatif dapat dipulihkan dan ditingkatkan. “Ketua terpilih harus mampu menambah kepercayaan masyarakat kepada Partai Golkar melalui langkah-langkah konkret dan berpihak pada kepentingan publik,” tegasnya.

Dengan hadirnya sosok ketua yang berintegritas dan mampu merangkul semua elemen kader, Ardiansah optimistis Golkar Kalteng akan semakin progresif dan memainkan peran strategis dalam pembangunan daerah. Ia berharap Musda XI benar-benar menjadi titik awal penguatan kembali citra dan kepercayaan masyarakat terhadap Partai Golkar.

Sudarto Harap Pemilihan Ketua Golkar Kalteng Berjalan Harmonis dan Tanpa Gesekan

 



LIPUTANSBM.COM, PALANGKA RAYA – Sudarto, S.E, menyampaikan harapannya agar pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Tengah berjalan lancar, harmonis, dan melahirkan pemimpin yang mampu memperkuat soliditas kader. Minggu, 30/11/2025.

Sudarto menegaskan bahwa selain fokus pada program kerja ke depan, proses pemulihan dan penyegaran struktur kepengurusan Golkar Kalteng juga menjadi langkah yang tidak kalah penting. Menurutnya, siapa pun yang terpilih nantinya harus menjadi figur pemersatu.

“Selain program, tentu ada pemulihan ketua untuk Golkar Kalteng. Semoga yang terpilih ini yang terbaik. Mengayomi, melindungi, dan menjaga keharmonisan,” ujarnya di BallRoom Swisbell hotel Palangka Raya Sabtu, (29/11).

Ia menekankan bahwa Golkar Kalteng membutuhkan sosok yang mampu menghadirkan suasana kondusif di internal partai, tanpa memunculkan ketegangan antar kader. “Tidak boleh ada saling gesek. Harus harmonis. Sederhana saja sebenarnya,” ungkapnya.

Terkait mekanisme pemilihan, Sudarto memastikan bahwa tidak ada tekanan maupun penekanan khusus terhadap para peserta. Ia menjelaskan bahwa Partai Golkar lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

“Kalau penekanan tidak ada. Semuanya aklamasi demi kebersamaan. Di Partai Golkar diupayakan tidak ada voting. Kalau sudah aklamasi, berarti kebersamaan itu yang diutamakan. Karya kekaryaan,” tegas sudarto yang juga merupakan Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya.

Sudarto berharap proses ini dapat menghasilkan ketua yang mampu membawa Golkar Kalteng semakin solid serta berperan besar dalam pembangunan daerah ke depan.

29 November 2025

Musda XI Golkar Kalteng Resmi Dibuka, Penguatan Organisasi Jadi Agenda Prioritas

LIPUTANSBM, PALANGKA RAYA – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi dibuka oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, di Swiss-Belhotel Palangka Raya, Sabtu (29/11/2025).

Kegiatan yang dihadiri para kader dari seluruh wilayah ini mengusung tema Golkar Solid, Indonesia Maju, Kalimantan Tengah Sejahtera.

Ketua DPD Partai Golkar Kalteng, H. M. Ruslan, menyampaikan bahwa pelaksanaan Musda XI sempat mengalami penundaan kurang lebih empat bulan.

Ia mengapresiasi terlaksananya forum tertinggi partai di tingkat daerah ini dan berharap Musda dapat melahirkan arah baru bagi konsolidasi Golkar di Kalteng.

Dirinya menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan adalah bagian penting dari dinamika organisasi dan berharap struktur berikutnya mampu melanjutkan langkah penguatan partai.

“Mudah-mudahan setelah purna saya ini nanti. Pengganti saya yang akan datang dapat menjalankan tugas yang sebaik-baiknya,” katanya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menekankan bahwa Musda memiliki peran strategis sebagai forum pengambilan keputusan penting.

Ia menyebut bahwa Musda menghasilkan tiga poin utama, yaitu evaluasi laporan kepengurusan, rekomendasi program kerja, serta pemilihan ketua.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya atas kepemimpinan Pak Ruslan yang telah membawa Golkar di Kalimantan Tengah yang luar biasa. Dan seluruh pengurus,” ujarnya.

Bahlil juga meminta agar pengurus yang terpilih segera melanjutkan konsolidasi organisasi melalui pelaksanaan Musda di tingkat kabupaten/kota hingga rehabilitasi kepengurusan di tingkat kecamatan dan desa.

Menurutnya, penguatan struktur dan kaderisasi mutlak dilakukan untuk menjawab tantangan politik ke depan.

“Jadi saya meminta kepada ketua yang terpilih, ke depan harus melakukan ini secara baik. Rekrutan kadrisasi, kartu anggota. Sehebat apa pun kita kalau tidak melakukan ini akan susah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bahlil menargetkan juga kepada pengurus Golkar Kalteng kedepan agar adanya peningkatan jumlah kursi Partai Golkar di parlemen, terutama di DPR RI. Ia menekankan pentingnya kerja politik yang terukur dan konsisten.

“Target kita ke depan adalah menaikkan kursi partai. Kalau hari ini kursi kita di DPR RI 102, maka ke depan harus kita naikkan 103, 104 atau 1000 berapa saja, yang penting kursi naik,” pungkasnya.

Pewarta : Antonius Sepriyono

Sri Neni: Kepengurusan Baru Golkar Kalteng Harus Lebih Dekat dengan Pengurus Daerah




LIPUTANSBM.COM, PALANGKA RAYA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kalimantan Tengah resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Sabtu (29/11/2025) malam. Forum konsolidasi lima tahunan ini menjadi momen penting bagi Golkar Kalteng untuk menata kekuatan organisasi sekaligus merumuskan arah gerak partai ke depan.

Musda dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang hadir bersama Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, jajaran pengurus Golkar Kalteng, dan perwakilan kader dari seluruh kabupaten/kota.

Salah satu peserta yang turut hadir adalah Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Barito Utara, Hj. Sri Neni Trianawati, S.E. Ia menilai Musda XI menjadi momentum strategis untuk memperkuat struktur partai hingga ke akar rumput, sekaligus mengevaluasi program kerja yang telah berjalan.

“Musda XI hari ini juga mengagendakan pemilihan Ketua DPD Golkar Kalteng beserta susunan kepengurusan baru. Kita berharap formasi baru ini mampu membawa Golkar Kalteng semakin solid dan benar-benar menjadi jembatan perjuangan aspirasi masyarakat,” ujar Sri Neni.

Ia menegaskan, siapa pun ketua yang terpilih nantinya, para kader di Barito Utara akan memberikan dukungan penuh. Menurutnya, kepemimpinan yang kuat dan inklusif akan sangat menentukan kemampuan Golkar dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

“Harapan kami, ketua terpilih nantinya dapat lebih memperhatikan para pengurus di kabupaten. Dukungan itu penting untuk memperkuat kerja-kerja politik kami, khususnya dalam upaya menambah kursi Golkar pada Pemilu Legislatif 2029 mendatang,” tutur anggota DPRD Barito Utara tersebut.

Musda XI Partai Golkar Kalteng berlangsung dinamis dan menjadi ruang konsolidasi penting bagi partai berlambang beringin ini untuk memperkuat posisi dan strategi menuju agenda politik masa depan.

 

28 November 2025

Pemuda Katolik Pulang Pisau Resmi Dilantik, Siap Perkuat Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah

LIPUTANSBM, PULANG PISAU — Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kabupaten Pulang Pisau resmi dilantik pada Jumat (28/11/2025).

Dipimpin Fransiskus Gampung sebagai Ketua, pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Pemuda Katolik Komda Kalimantan Tengah, Dorothea Sthallhani Jasi.

Kegiatan ini dirangkai dengan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) sebagai langkah awal penyusunan agenda kerja organisasi.

Momen pelantikan ini menjadi dorongan bagi Pemuda Katolik untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah, khususnya di Pulang Pisau yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga kawasan food estate.

Pemuda sebagai Penggerak Ekonomi Lokal

Dalam sambutannya, Jasi menekankan pentingnya kehadiran Pemuda Katolik sebagai agen inovasi yang mampu memperkuat ekonomi daerah melalui pengembangan potensi lokal.

“Pulang Pisau memiliki kekuatan besar pada sektor pertanian dan pangan. Pemuda Katolik harus menyiapkan diri sebagai kelompok yang memahami strategi hilirisasi, penguatan UMKM, dan inovasi berbasis teknologi untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah,” ungkap Jasi.

Ia menegaskan kontribusi pemuda tidak boleh berhenti pada aktivitas sosial-keagamaan semata. Pemuda, kata dia, harus menembus ranah yang lebih strategis seperti transformasi ekonomi, edukasi masyarakat, hingga memperkuat jejaring kolaborasi lintas sektor.

Komitmen Hadir dan Berdampak

Fransiskus Gampung selaku Ketua Komcab Pulang Pisau menyampaikan tekad pengurus untuk menghadirkan gerakan yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin Pemuda Katolik Pulang Pisau hadir sebagai kekuatan pembangunan. Dengan potensi daerah yang besar, kami berkomitmen menciptakan program yang relevan, inovatif, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Pelantikan dan Rakercab ini sekaligus menandai babak baru keterlibatan Pemuda Katolik di Pulang Pisau.

Organisasi ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda Katolik untuk beradaptasi dengan tantangan zaman serta berkontribusi konkret bagi kemajuan Kalimantan Tengah.

Pewarta : Antonius Sepriyono

Program POPAT Resmi Diluncurkan, Satpol PP Lamandau Diminta Lebih Humanis




LIPUTANSBM.COM, NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten Lamandau resmi meluncurkan program Polisi Pamong Praja Terpadu (POPAT) sebagai inovasi untuk meningkatkan pelayanan dan mempererat hubungan Satpol PP dengan masyarakat. Program tersebut dicanangkan langsung oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, pada Jumat (28/11/2025).

Bupati Rizky menjelaskan bahwa POPAT dirancang untuk mengubah pendekatan Satpol PP di lapangan menjadi lebih humanis, komunikatif, dan responsif. Ia menekankan pentingnya penanganan yang mengedepankan pelayanan. 

“Saya berharap Satpol PP semakin dekat dan ramah kepada masyarakat. Dalam setiap penanganan masalah, utamakan cara-cara humanis,” ujarnya Pada selasa, (25/11). 

Selain itu, Bupati menyoroti perlunya penguatan penegakan Perda, terutama terkait penertiban pedagang di pinggir jalan dan pengawasan bangunan yang terlalu dekat dengan badan jalan. 

“Teguran tertulis sudah diberikan kepada pedagang di pinggir jalan. Ke depan, penegakan Perda terkait pendirian bangunan dekat badan jalan juga perlu lebih ditertibkan,” tambahnya. 

Bupati berharap POPAT dapat menjadi sarana yang tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. 

Masih di kesempatan yang sama, Kasatpol PP dan Damkar Lamandau, Dr. Aprimeno Sabdey, menyambut baik peluncuran POPAT. Ia menilai program ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan Satpol PP jika didukung oleh berbagai pihak.

“Kami sangat berharap dukungan semua pihak agar POPAT bisa berjalan baik. Sinergi menjadi kunci agar pelayanan dan penegakan perda dapat dilakukan lebih humanis dan efektif,” ujarnya.

 Aprimeno juga mendorong keterlibatan unsur Kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, tokoh adat, dan tokoh masyarakat untuk memperkuat pendekatan dialogis Satpol PP di lapangan.

 “Dengan dukungan stakeholder, POPAT diharapkan menjadi instrumen pelayanan yang lebih dekat, ramah, dan edukatif,” lanjutnya.

 Ia optimistis kerja sama lintas sektor akan membantu menciptakan lingkungan yang aman dan tertib, sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Struktur Industri Belum Kokoh, Setengah Pekerja Kalteng Masih di Sektor Informal

Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Okki Maulana.

LIPUTANSBM, PALANGKA RAYA - Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Okki Maulana, menyoroti tingginya dominasi sektor informal di Kalimantan Tengah yang mencapai 50,15 persen.

Menurutnya, kondisi itu menunjukkan struktur industri di daerah belum sepenuhnya teregulasi sehingga belum memberikan kepastian kerja bagi tenaga kerja lokal.

Okki menuturkan, sebagian besar pekerja informal di Kalteng tetap terlibat dalam rantai industri, terutama perkebunan dan sektor padat karya lainnya.

Namun, hubungan kerja para buruh belum diformalkan melalui kontrak atau mekanisme ketenagakerjaan yang jelas.

"Bisa jadi mereka disebut informal bukan karena pekerjaannya tidak jelas, tetapi karena sistem kontraknya belum memformalkan para pegawai," ujar Okki, Rabu (26/11/2025).

Ia menilai permasalahan itu bukan karena rendahnya permintaan tenaga kerja, melainkan minimnya diversifikasi lapangan kerja yang mampu menyerap lulusan berpendidikan lebih tinggi.

Akibatnya, pekerjaan padat karya masih mendominasi dan mendorong besarnya proporsi sektor informal.

Lebih lanjut, Okki menegaskan sektor informal tidak sepenuhnya buruk. Banyak profesi yang bersifat mandiri seperti pekerja lepas atau freelancer justru tumbuh dalam sektor ini.

Meski begitu, ia menekankan pentingnya intervensi pemerintah untuk menekan porsi informal agar lebih banyak pekerja memperoleh perlindungan sosial dan kepastian hukum dalam bekerja.

Okki mendorong pemerintah daerah memperkuat regulasi ketenagakerjaan sekaligus meminta perusahaan untuk memperjelas status pekerjanya.

"Harapannya, paling tidak dalam lima tahun ke depan angka ini bisa ditekan. Banyak pekerjaan yang sekarang kontrak bisa diangkat menjadi pegawai tetap," pungkasnya.

Pewarta : Antonius Sepriyono

27 November 2025

Menteri P2MI Mukhtarudin Perkuat Sinergi dengan Poltekkes Palangka Raya untuk Penyiapan SDM Pasar Kerja Global

LIPUTANSBM, PALANGKA RAYA – Menteri P2MI Mukhtarudin menegaskan komitmen pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Kalimantan Tengah agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Hal ini disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Poltekkes Kemenkes Palangka Raya, sekaligus memperbarui nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian P2MI dan Poltekkes Palangka Raya, Kamis (27/11/2025).

“Dalam rangka kunjungan ke beberapa gubernur dan wali kota, hari ini kami memperbarui MoU antara Kementerian P2MI dengan Poltekkes Kemenkes Palangka Raya. MoU ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan Poltekkes, sehingga memperkuat sinergi antara P2MI dengan Poltekkes Palangka Raya,” ujar Mukhtarudin.

Ia menjelaskan, pemerintah fokus menyiapkan lulusan Poltekkes untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di luar negeri, terutama perawat dan caregiver.

Program ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Quick Win yang menargetkan penempatan 500.000 tenaga kerja luar negeri, terdiri dari 300.000 lulusan SMK dan 200.000 dari kategori umum.

“Kami ingin mempersiapkan sumber daya manusia, khususnya lulusan Poltekkes, untuk mengisi pasar kerja di luar negeri, terutama pada bidang perawat (nurse) dan caregiver,” ucapnya.

Menurut Mukhtarudin, peluang kerja internasional untuk tenaga profesional sangat besar. Tak hanya sektor kesehatan, tenaga terampil bidang manufaktur seperti welder dan truck driver juga banyak dibutuhkan. Dari 351.407 lowongan yang tercatat dalam SISKOP2MI, baru sekitar 20 persen yang terisi.

“Ini menunjukkan bahwa penyiapan SDM harus kita perkuat. Kita ingin pekerja migran Indonesia tidak lagi identik sebagai pekerja domestik, tetapi professional workers dengan skill tingkat menengah hingga tinggi,” tegasnya.

Ia juga menyoroti momentum bonus demografi Indonesia yang harus dimanfaatkan. Sementara banyak negara di Asia dan Eropa menghadapi penuaan penduduk, kebutuhan tenaga kesehatan asing pun terus meningkat.

“Soal gaji, di negara-negara Eropa bisa mencapai 50–60 juta rupiah per bulan,” katanya, menyebut tingginya minat mahasiswa Poltekkes untuk bekerja di luar negeri.

Lebih lanjut, Mukhtarudin menekankan bahwa seluruh proses penempatan harus dilakukan secara resmi untuk menjamin perlindungan bagi pekerja migran.

Pemerintah hanya menempatkan tenaga kerja di negara yang memiliki regulasi perlindungan yang baik. Ia pun mengingatkan pentingnya peran pemerintah daerah sebagaimana amanat UU Nomor 18 Tahun 2017.

“Masalah utama pekerja migran biasanya berasal dari keberangkatan non-prosedural. Karena itu, edukasi migrasi aman terus diperkuat,” ujarnya.

Meski Kalimantan Tengah masih berada di wilayah kerja Balai P2MI Kalimantan Selatan, koordinasi terus diperkuat agar layanan P2MI dapat hadir langsung di Kalteng. Saat ini, sejumlah pelayanan dapat diakses melalui Mall Pelayanan Publik Kota Palangka Raya.

Sebagai bentuk kemudahan akses informasi dan pendaftaran, pemerintah juga mendorong penggunaan E-PMI (Elektronik Pekerja Migran Indonesia) agar setiap calon pekerja tercatat dan memperoleh perlindungan penuh dari negara.

“Prinsipnya, siapapun pekerja migran Indonesia yang mengalami masalah di luar negeri baik kecelakaan, penganiayaan, atau lainnya negara akan hadir melalui KBRI dan P2MI untuk memberikan pendampingan sampai tuntas, termasuk pemulangan serta santunan bagi yang berhak,” tutupnya.

Pewarta : Antonius Sepriyono

Pemprov Kalteng Gelar Rakor HBKN, Perkuat Stabilisasi Harga Jelang Natal dan Tahun Baru

LIPUTANSBM, PALANGKA RAYA – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok di wilayah Kalteng.

Rakor berlangsung di Aula Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah dan dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekobang) Setda Kalteng, Herson B. Aden, Kamis (27/11/2025).

Kepala Disdagperin Kalteng, Norhani, mengatakan bahwa peningkatan kebutuhan bahan pokok tiap memasuki momen hari raya harus diantisipasi lebih awal. Koordinasi lintas sektor, menurutnya, menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga sekaligus kelancaran distribusi komoditas penting.

“Setiap menjelang hari besar keagamaan, konsumsi masyarakat terhadap sejumlah komoditas pokok cenderung meningkat. Jika tidak diantisipasi secara bersama, kondisi ini dapat memicu lonjakan harga yang berdampak pada daya beli masyarakat,” ucapnya.

Norhani menambahkan, ketersediaan stok harus selalu dipastikan aman. Begitu pula jalur distribusi yang wajib terpantau agar tidak terjadi hambatan suplai.

"Tidak hanya itu, pemantauan terhadap jalur distribusi juga perlu diperkuat agar pasokan tidak mengalami hambatan," tambahnya.

Dalam arahannya saat membuka kegiatan, Herson B. Aden menegaskan bahwa fluktuasi harga bahan pokok sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah. Oleh sebab itu, langkah pengendalian inflasi harus dilakukan sejak dini dan secara terkoordinasi.

“Untuk itu kami meminta seluruh kabupaten/kota agar aktif turun ke pasar dan sentra produksi guna memastikan kecukupan stok serta stabilitas harga. Selain itu, pelaksanaan operasi pasar dan pasar murah juga perlu terus digencarkan agar masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau,” lanjutnya.

Ia berharap, lewat forum ini setiap daerah bisa menyampaikan kondisi aktual di lapangan sehingga solusi konkret dapat dirumuskan bersama.

"Pemprov Kalteng berharap, melalui penguatan koordinasi dan sinergi ini, masyarakat dapat menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan rasa aman, tenang, dan penuh sukacita, tanpa terbebani oleh gejolak harga maupun kelangkaan bahan kebutuhan pokok," ungkapnya.

Pewarta : Antonius Sepriyono

Rehabilitasi Hutan Digenjot, Kalteng Manfaatkan Teknologi dan Sinergi Antar Lembaga

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining.

LIPUTANSBM, PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, melalui Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, menegaskan komitmennya dalam upaya rehabilitasi hutan dan lahan sebagai langkah strategis mengurangi risiko bencana lingkungan, khususnya banjir yang kerap terjadi secara siklus.

Namun, realisasi kegiatan rehabilitasi hingga saat ini dinilai masih belum optimal dan memerlukan evaluasi menyeluruh.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining menjelaskan, berdasarkan hasil pertemuan dengan BPDAS Kahayan dan BPDAS Barito, dari sekitar 90 ribu hektare lahan yang seharusnya direhabilitasi, baru sekitar 20 ribu hektare yang terealisasi.

Bahkan, lebih dari 10 ribu hektare di antaranya baru sebatas diserahkan kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti.

“Artinya, kegiatan rehabilitasi ini memang masih jauh dari harapan. Kita perlu melihat kembali apa yang menjadi kendala, apakah dari sisi perencanaan, pelaksanaan, atau koordinasi antar pihak,”ucapnya dalam Rapat Koordinasi Rehabilitasi Lahan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 yang digelar di Hotel Aquarius, Palangka Raya, Kamis (27/11/2025).

Saat ini sebenarnya pemerintah telah memiliki dukungan sumber daya yang lebih baik dibandingkan masa lalu, baik dari sisi teknologi, perhatian kebijakan, hingga keberadaan lembaga terkait seperti BNPB yang mampu membantu pemetaan wilayah rawan secara lebih detail dan terukur.

“Dengan teknologi yang ada, seharusnya kita bisa memetakan secara rinci wilayah mana yang benar-benar membutuhkan rehabilitasi dan bagaimana penanganannya dilakukan secara tepat,” tambahnya.

Rehabilitasi tidak hanya menyasar hutan dan lahan semata, tetapi juga menyentuh aspek kesadaran manusia sebagai pelaku utama dalam pengelolaan lingkungan.

“Kalau saya pribadi menilai, yang perlu direhabilitasi bukan hanya hutan, tetapi juga pola pikir kita sebagai manusia. Kesadaran kolektif inilah yang menjadi kunci agar upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan berkelanjutan,” ungkapnya.

Pewarta : Antonius Sepriyono

26 November 2025

Hari Anak Sedunia, Pemprov Kalteng Dorong Pelestarian Budaya Lewat Ekspresi Seni Anak

LIPUTANSBM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar pertunjukan seni budaya dalam rangka memperingati Hari Anak Sedunia. Acara berlangsung di Panggung Pertunjukan Terbuka UPT Taman Budaya Kalteng, Rabu (26/11/2025).

Dalam laporannya, Kepala UPT Taman Budaya Kalteng, Wildae D. Binti, mengungkapkan bahwa gelaran ini menjadi momentum untuk memberikan ruang berekspresi bagi anak-anak melalui seni dan budaya.

“Mendorong pelestarian budaya daerah dan nasional melalui keterlibatan anak-anak dalam kegiatan seni tradisional maupun kontemporer, Menumbuhkan kesadaran seluruh elemen masyarakat, pemerintah, sekolah, komunitas dan keluarga tentang pentingnya menciptakan lingkungan yang ramah anak,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya seni budaya sebagai media pendidikan karakter sejak usia dini, baik dari sisi disiplin, kerja sama, keberanian tampil, maupun sikap saling menghargai.

Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berbudaya dan memiliki rasa bangga terhadap identitas bangsa.

Pertunjukan tersebut menghadirkan 11 penampil dari berbagai sanggar dan komunitas seni, di antaranya Sanggar Darung Tingang, Sanggar Kahanjak Huang, Sanggar Bawi Bahalap, Sanggar Riak Renteng Tingang, Sanggar Tunjung Nyaho, Sanggar Ruai Bahalap Taheta, Sanggar Betang Batarung, Sanggar Anak Yayasan Usaha Mulia, Swara Suluh Batarung, Lelin Line Dance Kids, serta SKH Negeri 1 Palangka Raya (Adiba).

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, dalam sambutan tertulis yang disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Kalteng, Seniarity, menyebut acara ini sebagai wujud komitmen pemerintah dalam melestarikan kekayaan budaya daerah.

“Melalui Kegiatan Gelar Seni Budaya ini, kita bersama-sama menunjukkan komitmen untuk menjaga dan mempromosikan warisan budaya Kalimantan Tengah agar semakin dikenal, tidak hanya di daerah kita, tetapi juga di tingkat nasional dan internasional,” katanya.

Ia menambahkan, Hari Anak Sedunia menjadi pengingat bahwa anak adalah masa depan bangsa dan berperan menentukan kualitas kehidupan di masa mendatang. Karena itu, setiap anak harus memperoleh ruang untuk mengekspresikan kreativitas dan bakatnya.

“Seni budaya memberikan kesempatan bagi anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berkarakter, menghargai keberagaman dan bangga pada identitas budaya bangsa,” ujarnya.

Gubernur juga menekankan bahwa perlindungan dan pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Anak berhak mendapatkan kasih sayang, pendidikan, rasa aman, kesempatan berkarya, serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya secara optimal,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada para pendidik, pegiat seni, serta orang tua atas peran dan dukungan mereka dalam memfasilitasi kreativitas anak-anak.

“Terima kasih juga kepada para orang tua yang selalu menjadi garda terdepan dalam memberi dukungan lahir dan batin,” pungkasnya.

Pewarta : Antonius Sepriyono

DPRD Kalteng Rampungkan Raperda Disabilitas, Siap Perkuat Layanan Publik yang Inklusif

Juru Bicara Panitia Khusus (Pansus), Wengga Febri Dwi Tananda.

LIPUTANSBM, PALANGKA RAYA – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah akhirnya merampungkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif tentang Pelaksanaan Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.

Kepastian tersebut disampaikan Juru Bicara Panitia Khusus (Pansus), Wengga Febri Dwi Tananda, dalam Rapat Paripurna yang digelar Rabu (26/11/2025).

Wengga mengungkapkan, Raperda ini merupakan inisiatif DPRD yang mulai digagas sejak 2023.

Prosesnya dinilai cukup panjang, meliputi harmonisasi bersama Kementerian Hukum dan HAM, konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri, hingga pendalaman materi ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebagai daerah pembanding.

Pembahasan sempat terhenti dan kembali dilanjutkan oleh legislator periode 2024–2029.

"Pansus kembali dibentuk pada Masa Sidang II Tahun 2025, diketuai Drs. Sugiyarto, M.AP., dengan 14 anggota," ujarnya.

Selanjutnya, hasil fasilitasi dari Kemendagri melalui surat tertanggal 12 November 2025 menjadi dasar penyempurnaan akhir bersama Tim Pemerintah Provinsi Kalteng.

Dari paduserasi itu, Pansus bersama Pemprov menyepakati 9 bab dan 129 pasal yang kini masuk dalam draft final Raperda.

"Draft menjadi satu kesatuan dalam laporan yang kami sampaikan hari ini," kata Wengga.

Ia menegaskan, keberadaan Raperda ini sangat penting mengingat penyandang disabilitas di Kalteng masih menghadapi hambatan fisik, sosial, hingga budaya dalam kehidupan sehari-hari.

"Pemenuhan hak penyandang disabilitas masih belum setara. Karena itu diperlukan payung hukum daerah yang menjamin layanan publik yang aksesibel dan inklusif," tegasnya.

Pada rapat gabungan komisi yang digelar 25 November 2025, seluruh fraksi DPRD menyampaikan pendapat akhir untuk menerima dan menyetujui Raperda tersebut ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Dengan pengesahan nanti, regulasi ini diharapkan memperkuat afirmasi dan perlindungan hak-hak penyandang disabilitas di Kalimantan Tengah.

Selain itu, pemerintah daerah didorong untuk memastikan prinsip kesetaraan benar-benar terwujud dalam penyelenggaraan layanan publik di seluruh lini.

Pewarta : Antonius Sepriyono

Perkuat Tata Kelola Air, Pemprov Kalteng Kukuhkan TKPSDA WS Kahayan

LIPUTANSBM, PALANGKA RAYA – Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai (WS) Kahayan periode 2025–2030 resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (26/11/2025).

Pengukuhan sekaligus pembukaan sidang perdana TKPSDA WS Kahayan dipimpin oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, Leonard S Ampung.

Dalam sambutannya, Leonard menekankan pentingnya keberadaan Sungai Kahayan sebagai nadi kehidupan di Kalimantan Tengah.

"Wilayah Sungai Kahayan memiliki peran strategis bagi Provinsi Kalimantan Tengah. Sungai ini bukan hanya jalur transportasi, tetapi juga sumber air baku, irigasi dan penopang ekosistem lahan basah (gambut) yang vital," kata Leonard.

Leonard juga mengingatkan bahwa pengelolaan sumber daya air kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari fluktuasi debit air yang memicu banjir dan kekeringan, menurunnya kualitas air, hingga alih fungsi lahan yang tak terkendali.

Oleh karena itu, Leonard menilai TKPSDA WS Kahayan memegang peran strategis dalam menyatukan kepentingan berbagai pihak yang terkait dengan pemanfaatan air di daerah tersebut.

"Inilah peran fundamental TKPSDA sangat dibutuhkan, sekaligus merupakan forum koordinasi yang bertugas menjembatani berbagai kepentingan, sektor dan pengguna air," jelasnya.

Tak hanya menjadi ruang diskusi, forum ini diharapkan mampu merumuskan arah kebijakan yang terintegrasi dan berkelanjutan sesuai pola pengelolaan sumber daya air yang telah ditetapkan pemerintah.

Melalui forum tersebut, Leonard meminta agar lahir gagasan dan keputusan yang dapat langsung diterapkan untuk menjawab tantangan pengelolaan air di lapangan.

“Dalam konteks tersebut, melalui pertemuan ini saya berharap akan lahir rekomendasi dan keputusan strategis yang tajam, aplikatif dan dapat segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait. Mari kita gunakan forum TKPSDA ini untuk bertukar pikiran secara terbuka dan konstruktif demi tercapainya keseimbangan antara konservasi, pendayagunaan dan pengendalian daya rusak air di Wilayah Sungai Kahayan,” pungkasnya.

Pewarta : Antonius Sepriyono

25 November 2025

LSP Pers Indonesia Terima Berkas Sertifikasi dari IPJI Kalteng, Sidik Tegaskan Komitmen Profesionalisme




LIPUTANSBM.COM, PALANGKA RAYA – Ketua Tempat Uji Kompetensi (TUK) Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pers Indonesia dibawah Badan Nasional sertifikasi PBNSP, Muhammad Sidik, menerima kunjungan dari Ketua DPD Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia (IPJI) Kalteng, Pikrul Hidayat, bersama Bendahara Hendrik Panjaitan dalam rangka menyerahkan secara resmi mendaftar nama peserta Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) yang beralamat di jalan jenjang No. 33 Palangka Raya. Selasa 25/11/2025.

Penyerahan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif. Berkas peserta diterima langsung oleh Muhammad Sidik, yang menyampaikan apresiasi atas kesiapan administrasi serta koordinasi yang dilakukan oleh IPJI Kalteng. Ia menegaskan bahwa kelengkapan data merupakan bagian penting untuk memastikan proses sertifikasi berjalan sesuai standar yang ditetapkan BNSP LSP Pers Indonesia.

“Kami telah menerima enam peserta dari IPJI Kalteng. Semoga proses sertifikasi berlangsung lancar dan para peserta dapat melalui setiap tahapan dengan baik, sehingga layak/ kompeten menyandang gelar yang di ujikan oleh Asesor,” ujar Muhammad Sidik.

Ia menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen menghadirkan proses SKW yang objektif dan transparan. “Sertifikasi ini bukan sekadar menentukan kelulusan, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat kapasitas dan kualitas diri sebagai insan pers,” tegasnya, memberikan penekanan pada pentingnya peningkatan kompetensi.

Setelah menerima berkas tersebut, Sidik segera mengarahkan tim panitai pelaksana TUK untuk memulai tahapan verifikasi data sebagai bagian dari pelaksanaan pra-assessment sebelum memasuki proses SKW. Respons cepat ini mencerminkan dedikasi serta etos kerja yang selama ini menjadi ciri khasnya dalam membangun ekosistem pers yang profesional dan berintegritas.

Dengan diserahkannya daftar tersebut, enam peserta dari IPJI Kalteng kini resmi memasuki tahap verifikasi. Sertifikasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas, kredibilitas, dan kompetensi wartawan di Kalimantan Tengah.

Perlu dipahami, SKW bukan merupakan forum pelatihan, melainkan mekanisme penjaminan mutu yang dilaksanakan oleh asesor sebagai tim penilai untuk menilai kompetensi para peserta asesmen secara objektif dan profesional dibawah naungan BNSP.

Penulis: Rizal

Depo Alfamart Resmi Beroperasi di Palangka Raya, Pemerintah Kota Nilai Sebagai Penggerak Ekonomi Baru



LIPUTANSBM.COM, PALANGKA RAYA – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk meresmikan operasional Depo Alfamart Palangka Raya yang berlokasi di Jalan Tjilik Riwut Km 13. Grand opening tersebut juga dirangkai dengan penyerahan santunan kepada tiga panti asuhan: Tabela Harapan Bangsa, Budi Mulia, dan Berkah, sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat. Selasa, 25/11/2025.

Acara peresmian berlangsung meriah dan dihadiri Area Manager Alfamart Dadang Budi Mulyana, Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini, Kepala Dinas Tenaga Kerja Amandus Frenaldy, Kapolsek Pahandut, Camat Jekan Raya, serta ratusan karyawan Alfamart se-Kalimantan Tengah. Hingga kini, Alfamart tercatat mempekerjakan 1.936 tenaga kerja di seluruh Kalimantan Tengah.

Depo tersebut diresmikan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Achmad Zaini, yang hadir sekaligus membacakan sambutan Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin. Pemerintah Kota menilai keberadaan depo distribusi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur ekonomi Palangka Raya, terutama dalam aspek logistik dan rantai pasok.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa Palangka Raya tengah berada pada jalur pertumbuhan positif, dengan capaian ekonomi 6,62 persen pada pertengahan 2025—melampaui rata-rata nasional. Sementara jumlah UMKM yang sudah menembus lebih dari 3.800 unit dinilai menjadi indikator kuat bahwa kebutuhan akan distribusi barang yang stabil dan efisien semakin mendesak.

“Kehadiran depo distribusi ini mengoptimalkan suplai barang ke gerai-gerai Alfamart di Palangka Raya dan wilayah sekitar. Ini penting untuk menjaga stabilitas stok dan mendukung perkembangan pasar ritel modern,” ucap Zaini mewakili Wali Kota.

Ia juga menyoroti dampak positif depo terhadap penyerapan tenaga kerja. Bidang operasional, administrasi, logistik, hingga transportasi disebut sebagai sektor yang akan semakin terbuka bagi pencari kerja lokal. Pemerintah Kota menilai kontribusi ini sangat relevan dengan upaya menekan angka pengangguran dan memperkuat Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Selain itu, Pemko memberikan apresiasi kepada Alfamart yang konsisten membuka ruang bagi produk UMKM lokal. Berbagai olahan makanan, minuman, kerajinan, hingga kebutuhan rumah tangga dari pengrajin daerah telah masuk dalam etalase gerai-gerai Alfamart.

“Saya berharap depo ini mempercepat proses kurasi dan distribusi produk UMKM daerah. Pemko siap memediasi kerja sama yang lebih luas antara Alfamart dan pelaku UMKM,” ujar Wali Kota dalam sambutannya.

Lebih jauh, Pemerintah Kota menilai kehadiran depo berkapasitas besar ini merupakan bukti kepercayaan investor terhadap Palangka Raya sebagai kota yang aman, kondusif, dan memiliki prospek pertumbuhan menjanjikan. Grand opening ini disebut bukan sekadar peresmian fasilitas baru, tetapi simbol optimisme pembangunan ekonomi daerah.

Acara kemudian ditutup dengan penyampaian pantun khas dalam sambutan penutup—membawa doa agar keberadaan depo memberi keberkahan dan mendorong laju perdagangan kota.

Menutup sambutan, Achmad Zaini menegaskan kembali komitmen Pemerintah Kota untuk terus membangun Palangka Raya dengan spirit Isen Mulang serta nilai Huma Betang menuju kota yang semakin KEREN: Kolaboratif, Ekonomi Maju, Religius, Enerjik, dan Nyaman.

Pemprov Kalteng Perkuat Kompetensi dan Motivasi Guru Lewat Tunjangan dan Pelatihan Berkelanjutan

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo.

LIPUTANSBM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk memperkuat kompetensi sekaligus motivasi para guru melalui pemberian tunjangan dan pelatihan berkelanjutan.

Penegasan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, usai mendampingi Gubernur Agustiar Sabran pada Peringatan Hari Guru Nasional 2025 yang digelar di SMA Negeri 5 Palangka Raya, Selasa (25/11/2025).

Reza menuturkan bahwa perhatian pemerintah terhadap tenaga pendidik tidak semata diarahkan pada dukungan material, tetapi juga pada penguatan motivasi moral dan spiritual agar guru tetap menjadi teladan di tengah masyarakat.

"Kami tidak hanya memberikan tunjangan secara material, tetapi juga menumbuhkan motivasi moral dan spiritual kepada para guru, agar senantiasa berbuat kebaikan dan menebar nilai positif," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Pemprov Kalteng terus mendorong peningkatan kompetensi guru melalui berbagai program pengembangan, termasuk Pelatihan Guru Huma Betang yang dirancang fleksibel dan dapat diakses melalui learning management system (LMS). Sistem ini memungkinkan guru belajar kapan saja di luar jam mengajar.

"Pelatihan Guru Huma Betang dapat diikuti kapan saja melalui LMS yang telah disiapkan. Materinya disampaikan narasumber yang kompeten, sehingga guru tetap dapat belajar di luar jam mengajar," kata Reza.

Menurutnya, pemanfaatan pembelajaran digital memberi ruang bagi guru untuk terus belajar mandiri. Para pendidik dapat mengulang materi kapan pun dibutuhkan, termasuk pada sore hingga malam hari setelah menyelesaikan tugas mengajar.

Reza menambahkan, seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari strategi membangun ekosistem pendidikan yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah.

Ia berharap dukungan lintas pihak terus menguat agar peran guru semakin optimal dalam mencerdaskan generasi bangsa.

Pewarta :  Antonius Sepriyono

Anggota DPRD Kalteng Dukung Pembangunan Pabrik Penggilingan Padi Modern di Lempuyang

Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Sutik.

LIPUTANSBM, PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah dari Daerah Pemilihan II Kotawaringin Timur–Seruyan, Sutik, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan pabrik penggilingan padi modern di Desa Lempuyang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Ia menilai proyek tersebut sejalan dengan karakter wilayah yang merupakan salah satu sentra utama produksi pangan di daerah itu.

Menurut Sutik, arah penataan zonasi pengembangan wilayah di Kotawaringin Timur sudah selaras dengan rencana pembangunan industri berskala besar tersebut.

“Wilayah selatan diarahkan untuk pertanian ketahanan pangan, wilayah tengah untuk industri, dan wilayah utara untuk penggilingan padi. Jadi memang cocok,” ujarnya dalam wawancara, Selasa (25/11/2025).

Ia menambahkan, Desa Lempuyang memiliki potensi panen yang stabil serta masyarakat dengan minat tinggi di sektor pertanian, sehingga dinilai tepat sebagai lokasi pengembangan industri pascapanen.

“Panennya bagus, masyarakatnya senang bertani. Jadi lokasinya sudah sesuai,” lanjutnya.

Selain itu, Sutik menegaskan pentingnya pemberdayaan tenaga kerja lokal dalam proses pembangunan dan operasional pabrik nantinya.

“Seharusnya tenaga kerja lokal diberdayakan. Daerah sekitar harus diprioritaskan,” tuturnya.

Meski keberadaan pabrik diyakini dapat menyerap tenaga kerja, Sutik mengingatkan bahwa sektor pertanian tetap menjadi bagian terbesar penyedia lapangan pekerjaan karena mencakup keseluruhan proses produksi.

“Yang banyak itu tetap petaninya,” katanya.

Kendati demikian, ia memastikan pembangunan pabrik penggilingan berkapasitas besar tetap krusial untuk mempercepat proses pascapanen serta meningkatkan nilai tambah hasil pertanian bagi petani.

Selama ini, fasilitas penggilingan yang tersedia masih tergolong kecil dan belum mampu mendorong peningkatan produksi secara signifikan.

Pewarta : Antonius Sepriyono

Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Upacara Hari Guru Nasional, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran.

LIPUTANSBM, PALANGKA RAYA — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memimpin Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 yang digelar di Lapangan SMA Negeri 5 Palangka Raya, Selasa (25/11/2025).

Perayaan berlangsung khidmat dengan kehadiran para tenaga pendidik, siswa, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten/kota.

Hari Guru Nasional diperingati setiap 25 November sebagai bentuk penghormatan kepada para guru atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan dan pembentukan karakter bangsa.

Tahun ini, peringatan mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, menegaskan peran guru sebagai agen transformasi dalam mencetak generasi berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu'ti, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan bahwa selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, pemerintah telah mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru.

Salah satu kebijakan penting pada 2025 adalah pemberian beasiswa sebesar Rp3 juta per semester untuk guru yang belum berpendidikan D4/S1 melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi 12.500 guru di seluruh Indonesia.

Selain itu, berbagai pelatihan disiapkan untuk meningkatkan kompetensi, mulai dari Pendidikan Profesi Guru (PPG), pelatihan Bimbingan Konseling, Pembelajaran Mendalam, Koding dan Kecerdasan Artifisial, hingga kepemimpinan sekolah.

Untuk mendukung kesejahteraan, pemerintah memberikan tunjangan sertifikasi Rp2 juta per bulan bagi guru non-ASN, serta satu kali gaji pokok bagi guru ASN.

Pemerintah juga menyalurkan insentif Rp300 ribu per bulan untuk guru honorer, dengan seluruh tunjangan dan insentif ditransfer langsung ke rekening penerima.

Pemerintah mengakui kebijakan tersebut belum ideal sepenuhnya, namun memastikan komitmen untuk terus memperbaikinya. Pada 2026, kuota beasiswa pendidikan untuk guru akan diperluas menjadi 150 ribu penerima, sementara insentif guru honorer meningkat menjadi Rp400 ribu per bulan.

Pemerintah juga mengurangi beban administratif guru, tidak lagi mewajibkan jam mengajar mutlak 24 jam, dan menetapkan satu hari dalam sepekan sebagai hari belajar guru untuk pengembangan kompetensi.

Di tengah era digital dan dinamika sosial yang semakin kompleks, Gubernur menyoroti tantangan besar yang dihadapi para guru, mulai dari tekanan material, sosial, dan mental, sampai persoalan yang kerap menyeret guru berhadapan dengan aparat penegak hukum.

Karena itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kepolisian RI untuk mendorong penyelesaian damai bagi kasus-kasus yang berkaitan dengan tugas mendidik.

Gubernur Agustiar turut menegaskan peran guru sebagai pendidik sekaligus agen peradaban. Ia mengajak guru untuk senantiasa menjaga integritas dan percaya diri, serta mengimbau masyarakat untuk menghormati jerih payah tenaga pendidik.

“Saya mengajak para guru untuk meluruskan niat, memperkuat motivasi, dan meneguhkan jati diri. Saya mengimbau masyarakat, orang tua, dan semua pihak agar menghargai jerih payah para guru,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan pesan khusus kepada para siswa SMA Negeri 5 Palangka Raya agar selalu mengingat lima nasihat Presiden Prabowo Subianto, yaitu belajar dengan baik, mencintai kedua orang tua, menghormati guru, rukun dengan teman, serta mencintai tanah air dan bangsa.

“Belajarlah dengan tekun, jauhi narkoba, pergaulan bebas, dan tetap semangat serta bertekad maju untuk meraih masa depan dan kesuksesanmu,” pesan Gubernur.

Peringatan HGN turut dirangkaikan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada kepala sekolah, guru, dan siswa terbaik se-Kalimantan Tengah.

Selain itu, dilakukan pula penyerahan sembako secara simbolis untuk orang tua murid kurang mampu dan peninjauan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pewarta : Antonius Sepriyono

24 November 2025

BPS Kalteng Gandeng Media untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

LIPUTANSBM, PALANGKA RAYA – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti menegaskan pentingnya peran media dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Hal itu disampaikannya saat membuka Workshop Wartawan BPS Kalteng Tahun 2025 di Aula BPS Kalteng, Senin (24/11/2025).

Dalam paparannya, Agnes menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan program nasional yang digelar setiap 10 tahun untuk menyajikan gambaran komprehensif mengenai struktur perekonomian Indonesia.

Pendataan dilakukan terhadap seluruh kegiatan usaha mulai dari jenis usaha, karakteristik pelaku usaha, hingga pemanfaatan teknologi di berbagai sektor.

“Seluruh kegiatan usaha akan menjadi bagian dari pendataan, termasuk pelaku ekonomi kreatif dan pembuat konten digital, karena hasil sensus ini menjadi landasan perencanaan pembangunan di tingkat nasional maupun daerah,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan sensus sangat bergantung pada dukungan masyarakat.

Di titik inilah, media dinilai memainkan peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan mudah dipahami publik.

“Media berfungsi sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat, sehingga kualitas pemberitaan akan sangat memengaruhi pemahaman publik tentang manfaat dan pentingnya sensus ekonomi bagi kemajuan daerah,” tuturnya.

Agnes berharap kegiatan workshop tersebut dapat memperkuat sinergi antara BPS, pemerintah daerah, dan insan pers dalam menghadirkan informasi yang akurat dan mudah diakses masyarakat.

“Kerja sama yang kuat antara BPS, pemerintah daerah, dan media menjadi kunci dalam menyediakan data yang tepat agar upaya pembangunan ekonomi di Kalimantan Tengah dapat berjalan lebih efektif,” ungkapnya.

Pewarta : Antonius Sepriyono

Kolaborasi dengan KSP, Pemuda Katolik Kalteng Siap Jaga Kebhinekaan Asta Cita

LIPUTANSBM, JAKARTA — Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya memperkuat peran generasi muda dalam merawat toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Langkah ini sejalan dengan Asta Cita ke-8 pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengenai penguatan kebhinekaan dan kebudayaan Indonesia.

Komitmen tersebut ditegaskan Ketua Komda Pemuda Katolik Kalteng, Dorothea Sthallhani Jasi, dalam pertemuan dengan Christ Nugroho, Tenaga Ahli Madya Kedeputian I Kantor Staf Presiden (KSP), di Jakarta, Senin (24/11/2025).

Dalam pertemuan itu, Christ Nugroho yang juga dikenal sebagai senior Pemuda Katolik menyoroti pentingnya keberadaan organisasi kepemudaan yang memiliki kader berkualitas untuk mengawal program strategis nasional.

“Generasi muda harus jadi garda terdepan dalam menjaga toleransi dan kebhinekaan, terutama di daerah multikultural seperti Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Merespons hal tersebut, Jasi menegaskan kesiapan Pemuda Katolik Kalteng untuk berperan aktif dalam penguatan wawasan kebangsaan dan dialog lintas agama.

“Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah dan organisasi kepemudaan lain untuk mewujudkan Kalteng yang rukun, maju, dan inklusif,” katanya.

Komitmen itu bukan sekadar wacana. Pada September 2025 lalu, Pemuda Katolik Kalteng berperan dalam pelaksanaan Deklarasi Damai Huma Betang Lintas Iman yang melibatkan lima organisasi kepemudaan dari berbagai agama.

Deklarasi tersebut menjadi simbol penting kolaborasi untuk menjaga harmonisasi dan pembangunan Kalimantan Tengah, serta turut disaksikan Gubernur Kalteng dan jajaran Forkopimda.

Selain fokus pada kerukunan, Pemuda Katolik Kalteng juga menyatakan dukungan terhadap percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang mendorong pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi di daerah.

Pertemuan di Kantor Staf Presiden ini menjadi pintu masuk kolaborasi lebih luas antara Pemuda Katolik, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat dalam memperkuat kebhinekaan sekaligus mengakselerasi pembangunan Kalimantan Tengah.

Pewarta : Antonius Sepriyono

Kopdar PSI Palangka Raya Hadirkan Energi Baru, Wawali: Siap Jadi Mitra Pembangunan




LIPUTANSBM.COM, PALANGKA RAYA – Wakil Wali Kota Palangka Raya Ahmad Zaini menghadiri sekaligus membacakan sambutan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, pada Kopdar Daerah DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Palangka Raya, Minggu (23/11/2025). Dalam sambutan tersebut, Fairid menyampaikan apresiasi kepada PSI yang dinilai konsisten menghadirkan ruang konsolidasi politik yang inklusif, terbuka, dan penuh semangat kebersamaan.

“Acara ini bukan hanya ajang temu, tetapi momentum memperkuat solidaritas dalam membangun Kota Palangka Raya yang semakin KEREN,” demikian isi sambutan yang dibacakan Wakil Wali Kota. Fairid menilai PSI memiliki energi muda dan karakter solidaritas yang dapat menjadi motor ide-ide baru bagi pembangunan kota. Pemerintah Kota, lanjutnya, selalu membuka ruang kolaborasi dengan seluruh partai politik untuk menghadirkan pembangunan yang lebih tangkas, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Usai acara, Wakil Wali Kota Palangka Raya, Ahmad Zaini, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus bermitra dengan PSI sebagai partai pengusung. “PSI punya cita-cita besar membangun Indonesia, termasuk Palangka Raya. Dan untuk membangun tentu dibutuhkan sumber daya yang kuat. Dengan komposisi pengurus PSI saat ini, saya yakin mereka bisa tumbuh lebih besar dan berperan lebih luas,” ujarnya.

Ia berharap PSI terus mendukung program pemerintah dan tetap menjaga komitmen kemitraan hingga akhir masa kepemimpinan saat ini. “Harapan kita, PSI tetap menjadi mitra strategis, men-support program kegiatan dan kebutuhan masyarakat Kota Palangka Raya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD PSI Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah, menjelaskan bahwa kegiatan Kopdar sekaligus menjadi momen penegasan struktur organisasi di tingkat DPC. “Sebenarnya kami sudah siap membentuk DPC sejak sebelumnya, tapi karena pelantikannya harus dilakukan oleh DBW dan SK juga diterbitkan oleh DBW, maka hari ini kami adakan seremoni terlebih dahulu,” ujarnya.

Menurut Dede, penyerahan SK ini penting agar para pengurus merasa mantap dengan status dan tanggung jawab yang mereka emban. “Dengan begitu mereka lebih leluasa bergerak membentuk struktur sampai tingkat ranting dan anak ranting,” jelasnya.

Acara Kopdar Daerah berlangsung hangat dan diharapkan menjadi momentum lahirnya energi baru bagi pembangunan Kota Palangka Raya yang kolaboratif, religius, enerjik, dan nyaman.

Palangka Raya Juara Umum Pesparani I Kalteng, Ini Daftar Lengkap Pemenang Per Cabang

Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo saat menyerahkan piala kepada kontingen Palangkaraya yang meraih juara umum Pesparani I Kalteng.

LIPUTANSBM, PALANGKA RAYA – Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik I Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah resmi berakhir pada Minggu (23/11/2025).

Ajang yang berlangsung sejak 21 November 2025 ini ditutup oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo di GOR Indoor Serbaguna Jalan Tjilik Riwut Km 5 Palangkaraya.

Sebagai kegiatan pembinaan iman sekaligus pengembangan seni liturgi umat Katolik, Pesparani perdana di Kalteng berjalan semarak. Ribuan peserta dari berbagai kabupaten/kota tampil mempersembahkan kemampuan terbaik mereka di panggung kompetisi.

Hasil akhir menempatkan Kontingen Kota Palangka Raya sebagai Juara Umum Pesparani Katolik I Kalteng 2025. Penetapan tersebut didasarkan pada kriteria akumulasi juara 1 terbanyak, perolehan medali emas (gold), serta keikutsertaan pada seluruh cabang lomba.

Palangka Raya dan Kotawaringin Timur (Kotim) sebenarnya sama-sama mengoleksi juara 1 terbanyak dan mengumpulkan 8 gold. Namun Palangka Raya unggul karena mengikuti seluruh cabang lomba sehingga berhak meraih gelar juara umum.

Pada momen penutupan, Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo menyerahkan piala juara umum kepada kontingen Palangka Raya. Sorak tepuk tangan para peserta dan official mengiringi kemenangan tersebut, menandai penutup yang penuh sukacita.

Daftar Lengkap Juara Per Cabang Pesparani Katolik I Kalteng 2025

1. Lomba Bertutur Kitab Suci
Juara 3: Palangka Raya 
Juara 2: Kotim
Juara 1: Gumas

2. Cerdas Cermat Rohani Anak
Juara 3: Pulang Pisau
Juara 2: Palangka Raya 
Juara 1: Kobar

3. Cerdas Cermat Rohani Remaja
Juara 3: Barito Timur
Juara 2: Kotim
Juara 1: Palangka Raya 

4. Menyanyikan Mazmur – Anak
Juara 3: Barito Utara
Juara 2: Palangka Raya 
Juara 1: Kotim

5. Menyanyikan Mazmur – Remaja
Juara 3: Barsel
Juara 2: Kotim
Juara 1: Lamandau

6. Menyanyikan Mazmur – OMK
Juara 3: Katingan
Juara 2: Kotim
Juara 1: Kapuas

7. Menyanyikan Mazmur – Dewasa
Juara 3: Bartim
Juara 2: Lamandau
Juara 1: Kotim

8. Paduan Suara – Anak
Juara 3: Barito Utara
Juara 2: Palangkaraya
Juara 1 (Champion): Kotim

9. Paduan Suara – Remaja Gregorian
Juara 3: Palangka Raya 
Juara 2: Kobar
Juara 1: Barito Utara

10. Paduan Suara – OMK
Juara 3: Kobar
Juara 2: Lamandau
Juara 1 (Champion): Palangka Raya 

11. Paduan Suara – Dewasa Pria Gregorian
Juara 3: Palangka Raya 
Juara 2: Bartim
Juara 1 (Champion): Barut

12. Paduan Suara – Dewasa Wanita Gregorian
Juara 3: Tidak ada
Juara 2: Katingan
Juara 1 (Champion): Palangka Raya 

13. Paduan Suara – Dewasa Campuran
Juara 3: Palangka Raya 
Juara 2: Barito Timur
Juara 1 (Champion): Barito Selatan

Kemenangan Palangka Raya pada gelaran pertama Pesparani Kalteng menjadi sejarah baru sekaligus pemantik semangat pembinaan iman dan talenta seni liturgi di Bumi Tambun Bungai.

Pewarta : Antonius Sepriyono

Dorothea S. Jasi: Pemuda Katolik Harus Jadi Penggerak Akselerasi Pembangunan Kalteng

LIPUTANSBM, PALANGKA RAYA - Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Kalimantan Tengah, Dorothea S. Jasi, menegaskan pentingnya kontribusi nyata pemuda dalam percepatan pembangunan daerah.

Hal tersebut ia sampaikan dalam Rapat Pimpinan Nasional I (Rapimnas I) Pemuda Katolik yang digelar di Depok pada 21–23 November 2025.

Rapimnas yang mempertemukan jajaran pengurus Pemuda Katolik dari seluruh Indonesia itu menjadi ajang konsolidasi gagasan dan penguatan peran organisasi dalam menjawab dinamika pembangunan nasional dan daerah.

Dalam forum tersebut, Jasi memaparkan bahwa Kalimantan Tengah memiliki peluang besar untuk tumbuh lebih cepat apabila seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, terlibat secara aktif dan strategis.

“Kalimantan Tengah punya potensi besar. Pemuda Katolik tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus hadir sebagai penggerak, mitra strategis pemerintah, dan jembatan bagi masyarakat untuk menikmati hasil pembangunan,” ujar Jasi.

Ia menekankan bahwa upaya mempercepat pembangunan di Kalimantan Tengah tidak dapat berjalan efektif tanpa sinergi lintas sektor.

Menurutnya, Pemuda Katolik perlu mengambil peran nyata dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas lokal, serta organisasi kepemudaan untuk mendorong inovasi, peningkatan daya saing UMKM, dan penguatan kualitas sumber daya manusia.

Keikutsertaan Pemuda Katolik Komda Kalteng dalam Rapimnas I ini sekaligus menjadi momentum peneguhan komitmen organisasi untuk semakin hadir dalam pembangunan daerah.

Dorothea menegaskan bahwa seluruh program dan gerakan Pemuda Katolik harus senantiasa dilandasi semangat Pro Ecclesia et Patria mengabdi bagi Gereja dan Tanah Air serta memastikan kontribusi yang nyata bagi pembangunan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah.

Pewarta : Antonius Sepriyono

ads LiputanSbm