Mengapa yang Dibawah Selalu Tersakiti

Tidak ada komentar 181 views

[SUARABORNEOMEMBANGUN] – Ratusan petugas kebersihan (pasukan oren) berbondong-bondong mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah di jalan A yani, Senin (19/02/2018) pagi. Dalam aksi damai dihalaman kantor PUPR tersebut, Pasukan oren mempertanyakan adanya pemotongan upah mereka yang diterimanya tidak sesuai yang sudah pernah diterima sebelumnya.

Mereka mengancam akan melakukan mogok kerja selama beberapa hari. Lantaran upah mereka (petugas kebersihan-red) diduga di potong oleh oknum pegawai dinas tersebut.

Upah/gajih mereka sebelumnya pada tahun 2017 normal saja sebesar Rp. 65.000,- per hari. Namun pada tahun 2018 ini ada pemotongan sebesar RP. 5000, “ dari RP. 65.000 menjadi Rp. 60.000,” kata salah seorang petugas kebersihan Hamdi, ditemui berita Patroli saat usai aksi damai tersebut.

Hamdi mengungkapkan, sebelumnya Pejabat Penanggung-jawab Teknis Kegiatan (PPTK) Sumardi pada bidang Cipta Karya Dinas PUPR Provinsi Kalteng pernah menjelaskan kepada rekan satu profesinya. Terkait pemotongan upah yang sudah disetujui oleh Dewan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Jadi kita menuntut DPR, yang mana menyetujui komisi berapa, fraksi apa yang berani ngetok palu, tidak ada sejarahnya. Menurut kami DPR itu pro rakyat, menyetujui kenaikan gajih, tidak menyetujui penurunan gajih,” ungkap Hamdi sembari berharap gajih pasukan oren khususnya sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur tahun 2018 ini ada kenaikan.Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah Eddy Karusman, ST.,MT melalui Pejabat Penanggung-jawab Teknis Kegiatan (PPTK) Sumardi membantah, bahwa ia tidak pernah mencatut anggota dewan terkait pemotongan gajih tersebut.

Pemotongan gajih itu hanya kesalahan administrasi,” itu mungkin salah ketik, kita akan perbaikinya. Dan gajih petugas kebersihan akan kita kembalikan seperti semula. Terkait angota dewan saya tidak pernah mengatakanya” kata Sumardi. (tim)

Pencarian Terkait

author
Penulis: 

Tinggalkan pesan "Mengapa yang Dibawah Selalu Tersakiti"