Ada Apa???… Desa Dambung Hilang Dari Server Dukcapil Bartim

Tidak ada komentar 133 views

Media SBM – Bartim – Kurang serius dan tidak pro aktiv pemerintah daerah Barito timur dalam membina desa Dambung menyebabkan desa Dambung hilang dari regestrasi Kementerian Dalam Negeri dan Keuangan Republik Indonesia dari Kab. Barito timur, Kalimantan tengah.

Sante Kepala desa Dambung, menyampaikan kegusaranya di Tamiang layang kepada Suara borneo membangun belum lama ini, terkait hilangnya Regestrasi desa Dambung di Kementrian Dalam Negeri dan Kementrian Keuangan RI.

Bulan Oktober 2017, desa Dambung masih teregestrasi dikementerian desa dan kementerian keuangan Republik Indonesia,kemudian 5 Februari 2018,pagu anggaran keluar sekitar Rp 1,7 M, dan Dana Desa (DD) bisa dicairkan sebesar 20%. Sedangkan untuk ADD desa Dambung Rp.750 Jutaan untuk anggaran tahun 2018 ini.

Setelah Maret, semester pertama 2018 desa Dambung hilang dari data Kementerian Dalam Negeri dan Keuangan, Dana Desa tidak bisa dicairkan lagi.

Tanggal, 24 – 25 Mei 2018, Sante sebagai kepala desa berangkat ke Jakarta bersama pihak terkait baik kabupaten dan Provinsi menemui Biro Hukum dan Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri terkait data penduduk desa Dambung, menyelesaikan regestrasi yang hilang dan tapal batas dengan Kalimantan selatan.

Menurut salah satu tokoh muda Bartim Bapak Egah, “Pemerintah Daerah Barito timur hanya berkeinginan berdirinya desa Dambung saja, sedangkan pembinaan tidak ada oleh pemerintah bartim. Kurang perhatianya pemerintah daerah terhadap desa Dambung berakibat hilangnya desa dambung dari wilayah Bartim.” ujarnya.

Sementara itu mantan Bupati Bartim dua periode, Drs. Zain Alkim mengatakan, “Seharusnya pemerintah yang sekarang mendukung penuh masuknya dambung ke Kab. Bartim, zaman saya jadi bupati saat itu, semua sudah selaesai, hanya tinggal tanda tangan menteri dalam negeri saja, karena kurang serius pemerintah bartim saat ini maka desa dambung hilang dari regestrasi kemendagri dan ini kerugian besar untuk Kalteng umumnya dan Bartim khususnya.” ungkap Drs. Zain Alkim.

Pernyataan Kepala Desa Dambung Sante, dibantah oleh Sekretaris Daerah ( Sekda ) Barito timur tentang hilangnya regestrasi desa dambung dikementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Sekretaris Daerah ( Sekda ) Bartim Ir. Eskop. MAP, saat ditemuai diruanganya Komplek kantor Bupati Bartim Selasa 05 Mei 2018 Pukul 10 : 05 Wib mengatakan, “permasalahanya bukan hilang regestrasi Desa Dambung di Kementerian, tapi masalah DPT untuk Pilkada Bartim, KPU Bartim telah menjamin bahwa didesa Dambung satu TPS dengan Jumlah Pemilih 124 pemilih,” terang Sekda Bartim.

“Untuk Dana Desa ( DD ), desa Dambung sudah terima,sudah tidak ada masalah lagi,” tambah Sekda Bartim ,Ir. Eskop. MAP.

Kami mencoba mengkonfirmasi ke Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kab. Barito timur, H. Rusdianor,S. Sos. MAP, disela kesibukan beliu saat akan mengikuti Rapat Paripurna di DPRD Bartim, di tamiang layang, Selasa 05 Juni 2018, Pukul 13:34 Wib.

“Sesuai laporan Dinas Dukcapil Barito timur bahwa kode kependudukan Desa Dambung sudah tidak ada dalam server Dukcapil Bartim,data kependudukan kabarnya sudah masuk ke Desa Muara Awang,kami langsung menanggapi itu dan berkirim surat ke Prov. Kalteng sekalian menyampaikan hilangnya data penduduk Desa Dambung dari sarver apa penyebabnya, nanti dijadwalkan untuk bersama-sama kejakarta guna berkordinasi dengan Dirjen Dukcapil. “Kata Asisten I ini.

“Pada prinsipnya desa Dambung tetap ada berdasarkan Perda Nomor : 14 tahun 2007, semua berjalan seperti desa lainya dibartim, karena Kepala Desa dan perngkat Desa masih aktiv seperti desa-desa yang ada dibartim. ” Ungkap H. Rusdianor,S. Sos,MAP, membantah keterangan Kepala desa Dambung, Sante.

Adi emca
Editorial : Daerobi 
www.suaraborneomembangun.com

Pencarian Terkait

Tag:
author
Penulis: 

    Tinggalkan pesan "Ada Apa???… Desa Dambung Hilang Dari Server Dukcapil Bartim"