Kelola Pariwisata Untuk Usaha Mandiri Masyarakat

Liputan SBM, Palangka Raya – Kemajuan sektor pariwisata bukan hanya isapan jempol semata, hal ini bisa dilihat dari peningkatan signifikan kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) dan Wisatawan Nusantara (Wisnus) periode tahun 2015 sampai dengan 2019 di Bumi Tambun Bungai.

Berdasarkan data dari Disbudpar Prov. Kalteng, jumlah kunjungan Wisnus dan Wisman pada tahun 2015 adalah sekitar 373.610 orang, meningkat dua kali lipat di tahun 2016 menjadi 844.626 orang, tahun 2017 sebesar 866.074 orang, tahun 2018 sebanyak 990.999 orang, dan sampai dengan agustur 2019 telah mencapai 766.631 orang.

Anggota DPRD Kalteng dari fraksi Gerindra yaitu Drs. H. Sugiyarto, M.AP mengatakan sektor pariwisata jika di kelola dengan maksimal akan mendatangkan efek yang sangat positif sekali baik bagi pelaku usaha hotel dan penginapan maupun masyarakat sekitar lokasi wisata.

Upaya mempercantik lokasi wisata alam terutama di lokasi wisata mulai terlihat baik dari anggaran Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan juga Pemerintahan Desa. Gelontoran dana dengan jumlah miliaran rupiah ini sudah barang tentu diharapkan ada manfaat positif nya baik bagi pelaku usaha hotel dan penginapan serta usaha mandiri masyarakat.

Satu contoh, di Kecamatan Delang Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah pernah ditetapkan menjadi lokasi wisata oleh Pemkab Lamandau, hal ini harus tetap menjadi perhatian Pemkab Lamandau baik dalam memberikan alokasi anggaran dan pembinaan dalam bentuk pelatihan kepariwisataan bagi warga yang berada di sekitar lokasi wisata.

Sebab niat kami dulu menetapkan Kecamatan Delang menjadi lokasi wisata yaitu tadi membuka peluang usaha mandiri masyarakat sekitar, pelestarian adat dan budaya dan juga membuka daerah wisata dari keterisolasian. Hal yang terpenting juga adalah diharapkan adanya penambahan pendapatan asli daerah.

“Sekali lagi perlu dipertegas bahwa lokasi wisata yang ada di setiap desa di Kecamatan Delang akan mendatangkan manfaat positif jika dikelola dengan maksimal pula dan akan berdampak baik bagi perekonomian warga sekitar lokasi wisata. Selanjutnya pundi pundi rupiah juga dengan sediri nya akan datang mengisi pada platfom pendapatan asli daerah,” ujar pria mantan Wakil Bupati Lamandau dua periode ini.

Diri nya sangat berharap sekali kedepan Pemkab dan Pemko Se Kalteng yang memiliki lokasi wisata bisa saling bersinergis dengan Pemprov Kalteng dalam hal pendanaan, regulasi aturan retribusi dan masih banyak lagi hal yang harus dibicarakan dalam rapat. #liputansbm

Penulis : Yohanes Eka Irawanto, SE

Pencarian Terkait

Tinggalkan pesan "Kelola Pariwisata Untuk Usaha Mandiri Masyarakat"