1 Mei 2020, Penandatangan Kontrak Paling Lambat Dilaksanakan

Liputan SBM, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan himbauan kepada seluruh Perangkat Daerah baik Kabupaten/Kota untuk Tahun Anggaran 2020 Penandatanganan kontrak selambat-lambatnya ditandatangani Per 1 Mei 2020 sebagaimana Amanat Presiden RI Ir. Joko Widodo pada Rapat Koordinasi Nasional Pengadaan Barang/Jasa tanggal 6 November 2019. 

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Wagub Kalteng) H. Habib Ismail Bin Yahya mengatakan secara umm untuk dapat menghindari permasalahan lelang yang batal atau gagal dilaksanakan, hal ini seharusnya tidak terjadi karena proses perencanaan, pelaksanaan kegiatan dan pertanggungjawaban dilakukan sendiri oleh masing-masing perangkat daerah dan hal ini selalu berulang setiap tahunnya. 

“Jangan lagi ada lelang yang batal atau gagal dilaksanakan untuk tahun anggaran 2020 di setiap perangkat daerah Se-Kalteng,”ujar pria Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalteng pada Minggu (19/01/2020).

Wagub Kalteng kembali menegaskan, Pengadaan barang dan jasa Pemerintah harus tepat waktu, keterlambatan sedikit saja dapat mengurangi persentase pertumbuhan ekonomi di daerah. 

Lebih jauh Wagub Kalteng juga mengatakan, terutama belanja infrastruktur yang sangat sensitif terhadap waktu. Belanja pengadaan barang/ jasa harus berkontribusi signifikan terhadap pengembangan industri dan IKM dalam negeri, hal tersebut dapat di desain dari proses pengadaan barang/jasa baik di Pemprov, Pemkab/Pemko Se-Kalteng.

“Pengadaan barang/jasa diharapkan mampu berkontribusi signifikan terhadap pengembangan industri dan IMK di wilayah Kalteng,” pungkas Wagub Kalteng kepada awak media online liputansbm.com #liputansbm

Penuli : Yohanes Eka Irawanto, SE

Pencarian Terkait

Tinggalkan pesan "1 Mei 2020, Penandatangan Kontrak Paling Lambat Dilaksanakan"