DPD VOX Point Indonesia Kalteng Tolak RUU Ketahanan Keluarga


Liputan SBM, Palangka Raya –
Ketua DPD VOX Point Indonesia Kalteng Donny Y  Laseduw menegaskan menolak keberadaan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketahanan Keluarga. Ia menilai sejumlah aturan dalam RUU tersebut bersifat diskriminatif, salah satunya terkait ketentuan soal peran suami dan istri.

“Kami sangat menolak RUU ini karena punya semangat menyeragamkan keluarga. Kemudian membuat struktur fungsi keluarga yang sangat diskriminatif,” ujar Donny di Kantor DPD VOX Point Indonesia Kalteng di Kota Palangka Raya, Sabtu /22/2/2020).

Donny lebih detail menjelaskan, pada Pasal 25 Ayat (2) mengatur empat kewajiban suami yakni sebagai kepala keluarga, misalnya menjaga keutuhan dan kesejahteraan keluarga, memberikan keperluan hidup berumah tangga sesuai dengan kemampuannya, dan bertanggung jawab atas legalitas kependudukan keluarga.

Pasal 25 ayat (3) RUU Ketahanan Keluarga mengatur mengenai kewajiban istri, antara lain mengurus rumah tangga dan memenuhi hak-hak suami serta anak.

Semangat menyeragamkan keluarga melalui penetapan peran ini, berpotensi menghancurkan keberagamaan di masyarakat perihal memaknai peran keluarga.

Selain itu Donny juga menggaris bawahi perihal struktur dan fungsi keluarga yang dikotak-kotakkan dan jangan sampe melalui RUU ini negara dihantar pada titik dimana Negara mencampuri urusan Perkawinan (privat) yg berlebihan

“Yang kami lihat semakin mengkotak-kotakkan, peran suami sebagai kepala keluarga dan peran istri sebagai ibu rumah tangga,” pungkas pria berkaca mata minus ini.

Dalam kutipan dari pemberitaan sebelumnya Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Achmad Baidowi menyatakan, saat ini usulan RUU tersebut mulai dibahas di Baleg. Namun demikian, ia memastikan proses pembahasannya masih berjalan panjang.

“RUU tersebut usul inisiatif DPR, masih dalam tahap penjelasan pengusul di rapat Baleg yang selanjutnya akan dibahas di Panja untuk diharmonisasi, sebelum dibawa ke pleno Baleg,”kata Awi,

Pada awal nya RUU Ketahaan Keluarga ini di usulkan oleh lima orang Anggota DPR RI Mereka adalah anggota Fraksi PKS Ledia Hanifa dan Netty Prasetiyani, anggota Fraksi Golkar Endang Maria Astuti, anggota Fraksi Gerindra Sodik Mujahid, dan anggota Fraksi PAN Ali Taher. #liputansbm

Penulis : Yohanes Eka Irawanto, SE

Pencarian Terkait

Tinggalkan pesan "DPD VOX Point Indonesia Kalteng Tolak RUU Ketahanan Keluarga"