Gawat, Pemkab Sukamara Lakukan Karantina Bagi Pendatang Baru

Liputan SBM, Sukamara – Pemberlakuan mengkarantina bagi para pendatang baru ke wilayah Kabupaten Sukamara mulai diberlakukan sejak Senin (30/3/2020), sampai 14 hari mendatang. Lokasi karantina pun telah di persiapkan dengan baik oleh Pemkab Sukamara yang mana berlokasi di aula Balai Pelatihan Guru (BPG) dengan kapasitas 96 orang lengkap dengan fasilitas penunjang lainnya.

Bahkan untuk makan dan minum serta tenaga paramedis juga akan selalu ada di lokasi BPG sebagai lokasi yang di sepakati untuk mengkarantina bagi para pendatang baru ke wilayah Kabupaten Sukamara.

Kebijakan tegas diambil Pemerintah Kabupaten Sukamara Kalimantan Tengah dalam mencegah virus Corona atau COVID-19 meluas di Bumi Gawi Barinjam sebutan lain Kabupaten Sukamara ini.

“Pemkab Sukamara melalui Gugus Tugas Covid 19 tidak akan memberikan kelonggaran bagi siapapun. Karena itu, semua jalur masuk ke Sukamara termasuk di posko-posko yang ada akan kita perketat pengawasannya. Ini sebagai bentuk antisipasi kita dalam mencegah penyebaran wabah COVID-19 di wilayah ini,” tegas Bupati Sukamara H Windu Subagio, Senin (30/3/2020).

Windu menegaskan, apabila diketahui ada masyarakat yang telah datang dari luar daerah dan tanpa melalui mekanisme SOP yang ada, maka akan langsung dijemput. Tetapi, apabila sudah memegang surat pernyataan tersebut, maka dipersilahkan karantina mandiri.

“Segala kebutuhan dan keperluan di lokasi karantina sudah kita siapkan, termasuk untuk makan dan minum bagi masyarakat yang nantinya dikarantina. Segala biaya nantinya akan ditanggung oleh Pemkab Sukamara,” tutur Bupati Sukamara H. Windu Subagio.

Windu juga mengimbau kepada orang tua yang anaknya masih berada di luar daerah, sebaiknya disarankan untuk tidak pulang terlebih dahulu. Setiap daerah sudah ada fasilitas kesehatan, sehingga jika ada sesuatu hal yang nantinya tidak diinginkan, pasti akan segera ditangani dengan baik. #liputansbm

Penulis : Eka

Pencarian Terkait

Tinggalkan pesan "Gawat, Pemkab Sukamara Lakukan Karantina Bagi Pendatang Baru"