![]() |
Kepala DiskominfoSantik Kalteng, Agus Siswadi. (Ist) |
"Kita mengharapkan terutama di instansi pemerintah yang mengelola audio visual, IT, multimedia agar mematuhi standar yang lebih baik," kata Agus saat diwawancarai oleh sejumlah media usai kegiatan pembukaan seminar audio DPD APAVMI Kalteng.
Agus menyoroti kurangnya pemahaman terkait audio visual, ia mengatakan bahwa terkadang suara di acara terlalu besar tanpa kenyamanan, dan peralatan bagus tidak selalu diimbangi oleh soundman yang kompeten.
"Terkadang disebuah acara itu pengen besar aja suaranya, padahal itu tidak nyaman, ada yang peralatan bagus, sound bagus, tetapi soundman nya yang nggak oke," ungkapnya.
"Settingan sound yang biasa digunakan di konser kadang dibawa ke acara seremonial, yang seharusnya berbeda kebutuhannya. Pengennya suara itu merobek dunia, padahal tidak perlu sampai segitu, sesuatu yang enak itu kan harus pas sampai ke telinga tetapi soft nggak nendang, tidak menggangu pendengaran. Nah yang sering terjadi adalah mengandalkan power, padahal itu tidak nyaman untuk dinikmati," jelasnya.
Dengan kehadiran David Klein, dijuluki sebagai Bapak Audio Indonesia, Agus berharap akan terjadi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola audio video.
"Kedatangan David Klein sebagai Bapak Audio Indonesia sangat relevan. Harapannya, instansi pemerintah yang mengelola audio visual, IT, multimedia, dapat meningkatkan standarnya," pungkasnya.
Pewarta : Antonius Sepriyono